Jumat, November 18, 2011

Kubur Penuh Cahaya



SEWAKTU ia dikuburkan, hanya sedikit orang yang mengiringi dan mengantarkannya. Ya, itu pun para tetangga dan kerabat dekatnya. Maklumlah, ia hanya seorang kecil yang tak berharta dan tak punya kuasa. Ia sama sekali bukan orang hebat dan terkenal.

Tetapi sehari setelah penguburannya itu, namanya langsung melambung ke seantero desa. Tiga hari setelah itu keterkenalan namanya sudah berhembus melewati batas-batas desa, menembus udara kecamatan, dan lantas masuk ke kantor-kantor, rumah-rumah, dan warung-warung di kota kabupaten. Dan seminggu kemudian, namanya sudah menghiasi pembicaraan warga seluruh propinsi itu. Di pasar dan masjid, orang ramai membincangkannya.

“Siapa sebenarnya orang itu?” tanya orang-orang.
“Kuburnya mengeluarkan cahaya.”

“Kompleks pemakaman kampung itu menjadi terang. Padahal di situ tidak ada penerangan listrik sama sekali,” kata mereka lagi.

Kamis, November 17, 2011

Amal Sholeh, Cara Cerdas Raih Khusnul Khotimah



SIAPA yang tidak ingin hidup bahagia di dunia dan selamat di akhirat? Semua orang pasti mendambakannya. Tak hanya orang beriman saja, bahkan orang tak beragama dan para penjahat-pun, kadang juga memilih mati dalam keadaan baik.

Lihatlah kaos-kaos menyesatkan yang sering digunakan anak-anak muda bertuliskan, “Muda Foya-foya, Tua Kaya-rya, Mati Masuk Surga”. Meski hanya sebatas kaos, sesungguhnya pesan ini telah banyak mempengaruhi jiwa dan pikiran banyak orang, terutama anak-anak muda kita.

Karena itulah, Dr Nurcholis Madjid dalam sebuah forum pernah menanggapi slogan yang sering dijadikan kaos anak-anak muda itu dengan mengatakan, “tak ada yang gratis dalam hidup. Apalagi mau masuk surga.”

Perilaku seperti itu menandakan masih banyak di antara kita yang belum memahami dengan benar arti waktu dan arti hidup yang sebentar ini.

Rabu, November 16, 2011

Kucing Hewan Yang Bersih

Nabi menekankan di dalam beberapa hadisnya bahawa kucing itu tidaklah najis. Malah diperbolehkan untuk berwudhuk menggunakan air bekas minuman kucing.
Kenapa Rasulullah Saw berani mengatakan bahawa kucing tidak menjadi najis kepada manusia?
Persoalannya, bagaimana Nabi mengetahui badan kucing tidak mempunyai najis?
Jawapannya, kulit kucing mempunyai otot-otot yang berfungsi untuk melawan sel bakteria.
Otot kucing juga dapat menyesuaikan diri dengan sentuhan otot manusia. Pada permukaan lidah kucing pula dilapisi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini berbentuk bengkok mengucup seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit.