Sabtu, Juli 09, 2011

Kontrol Media Massa Oleh Yahudi (Gerakan Menaklukan Dunia bag.7 )

"Kita akan menangani Pers dengan cara sebagai berikut:
1. Kita harus menungganginya dan mengendalikannya dengan ketat. Kita juga harus melakukan hal yang sama dengan barang cetakan, karena kita perlu melepaskan diri kita dari serangan-serangan Pers, kalau kita tetap terbuka terhadap kecaman melalui pamflet dan buku-buku.
2. Tak boleh satupun pernyataan sampai ke masyarakat diluar pengawasan kita. Kita telah mencapai hal itu pada saat ini sampai pada suatu tingkat dimana semua berita disalurkan melalui kantor-kantor berita yang kita kendalikan dari seluruh bagian dunia.
3. Literatur dan jurnalisme merupakan dua kekuatan pendidikan yang sangat penting, dan karena itu pemerintah kita akan menjadi pemilik sebagian besar dari jurnal-jurnal yang ada. Kalau ada sepuluh jurnal swasta, maka kita harus memiliki tiga-puluh jurnal milik kita sendiri, dan seterusnya. Hal ini tidak boleh sampai menimbulkan kecurigaan di masyarakat, karena alasannya semua jurnal yang kita terbitkan akan diluar kecenderungan dan pendapat yang paling kontroversial,jadi kita membangun kepercayaan pada masyarakat dan menarik perhatian lawan-lawan kita yang tidak mencurigai kita, dan akan masuk perangkap kita dan membuat mereka tidak berbahaya."

('Protokol yang Kedua-belas')

Kolaborasi Amerika Dengan Zionisme dan Israel (Gerakan Menaklukan Dunia bag.6)

“…kemudian mereka melihat orang-orang telanjang, dan sang Admiral dengan perahu bersenjata mendarat. “Terekamlah dalam catatan kapal pertemuan pertama kali Colombus dengan penduduk asli Amerika, yang kemudian dipetakan oleh Colombus dengan nama Hispaniola”

"Di atas puing-puing reruntuhan aristokrasi kaum non-Yahudi, kita akan membangun aristokrasi dari kalangan klas terdidik kita, dan atas segenap aristokrasi keuangan.
Kita telah membangun basis bagi aristokrasi yang baru ini atas dasar kekayaan yang kita kendalikan, dan atas dasar ilmu-pengetahuan yang dibimbing oleh kaum bijak kita."

('Protokol yang Pertama')