Di dalam kubur, mayat perokok akan lebih lama menyatu dengan tanah
ketimbang mayat orang yang tidak merokok. Begitulah simpulan para ahli
forensik dari University of Wolverhampton, Inggris, yang mengadakan
serangkaian penelitian untuk menentukan secara pasti waktu kematian
dalam kasus-kasus mencurigakan.
Menghitung
interval post-mortem (PMI) - waktu yang telah berlalu sejak seseorang
telah meninggal – merupakan salah satu bagian terpenting dari informasi
yang akan didirikan dari TKP, dan ini adalah salah satu yang paling
sulit untuk mencari tahu. Karena semakin lama mayat ditemukan, metode
yang selama ini digunakan semakin tidak akurat.