Sabtu, Oktober 01, 2011

Hasil Penelitian, Mayat Seorang Perokok Lebih Lama Terurai



Di dalam kubur, mayat perokok akan lebih lama menyatu dengan tanah ketimbang mayat orang yang tidak merokok. Begitulah simpulan para ahli forensik dari University of Wolverhampton, Inggris, yang mengadakan serangkaian penelitian untuk menentukan secara pasti waktu kematian dalam kasus-kasus mencurigakan.
Menghitung interval post-mortem (PMI) - waktu yang telah berlalu sejak seseorang telah meninggal – merupakan salah satu bagian terpenting dari informasi yang akan didirikan dari TKP, dan ini adalah salah satu yang paling sulit untuk mencari tahu. Karena semakin lama mayat ditemukan, metode yang selama ini digunakan semakin tidak akurat.